Senin, 13 Februari 2017

Bisa Ngga Proyek Pakai Arduino Uno Diganti Dengan Nano , ProMini , Standalone dan sebaliknya ?

Jawabannya tentu kamu tahu , bisa.
Tapi saya yang newbie awalnya bingung karena gak ngerti sama sekali dengan hal ini.
Kalo nanya di forum , jawabnya singkat aja : ya bisa ,
Trus apa harus di modifikasi sketchnya ? , jawabannya : ga usah.
Jadi gimana cara hubungkan pin out nya ? , jawabannya : ya sama saja spt Uno
Tapi bentuk fisiknya kan beda ? , jawabnya : lihat aja datasheetnya.
Garuk2 kepala , mau nyoba takut gagal. Pusing liat skemanya.
Emang pusing sih kalo belajar sendiri , ga bisa bebas nanya.
Pertanyaan itu timbul karena males mencoba.
Ketika sudah mempraktekkan beberapa proyek Arduino pasti ngerti.
Karena tidak ada perbedaan fungsi antara board Arduino selain perbedaan jumlah pin
yang menyebabkan perbedaan jumlah sensor atau alat yang dapat terhubung dengan boardnya.
Ya ada juga perbedaan lain seperti kapasitas memory dari chip yang nempel di boardnya
Untuk Arduino Uno , Nano , ProMini dan Stand alone ( yang hanya terdiri chip ATMega saja dengan tambahan resistor atau resistor - kapasitor - crystal ), bisa saling bertukar untuk proyek yang sama
tanpa merubah sama sekali sketchnya. Pelototin aja pin outnya , tinggal mengikuti diagram sebelumnya dan disesuaikan ke arduino yang berbeda. Toh chipnya sama2 ATMega328 , meski untuk tipe standalone bisa macem macem jenis chipnya , ATMega8 misalnya , sama aja dengan ATMega328 cuma beda di kapasitas memory dan kecepatan clocknya.
Perbedaan letak pinout tentu tak masalah , kan ukuran boardnya juga beda , yang penting nama pinoutnya kita samakan koneksinya dengan skematik atau sketchnya..
Arduino Nano V3 diatas breadboard sama mudahnya dengan Uno. Kalau pinter nyolder , kamu bisa bikin robot super mini atau peralatan wearable , misal pro mini untuk bikin jam tangan android.
Jadi jangan terhalang dengan perbedaan board untuk membuat sebuah proyek robot ya.
Yang harus merubah sketch itu misal jika driver motor pada robotmu diganti dengan jenis yang berbeda.
atau tipe sensor yang terhubung berbeda dengan skema awalnya.
Untuk Arduino barebones , standalone yang cuma terdiri dari mikrokontroler yang berisi bootloader saja ,
perbedaannya pada koneksi di pin Reset & pin Tx/Rx.
Pada rangkaian/skematik Arduino barebones / Standalone , terdapat resistor dan atau crystal bersama kapasitor yang menyertai mikrokontroler tsb , sedang pada Arduino boards tak perlu diberi resistor seperti
itu karena sudah ada di dlm boardnya.
Crystal & kapasitor juga ditiadakan pada barebones / standalone jika menggunakan clock internal.
Ya , misalnya  jika di skema sebelumnya kaki LED terhubung di pin13 dan Gnd , maka di Arduino jenis lain juga sama seperti itu , cuma mungkin jika di Uno pin 13 letaknya ada di kanan atas di Nano kanan tengah, umpamanya kurang lebih macam itulah Gan.
Berikut perbandingan pinout Arduino Uno , Nano , ProMini , Mega & ATTiny :
Link terkait pinout Arduino lainnya :
https://libraries.io/github/Bouni/Arduino-Pinout


 





.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar